Monday, May 18, 2020

BERILAH TUMPANGAN

Salam...

===BERILAH TUMPANGAN ===

Banyak dijumpai orang yang duduk dipinggir-pinggir jalan dengan pakaian yang kotor dan kumal serta didepannya ada kotak kecil yang kosong sebagai tanda  untuk meminta belas kasih orang yang melewati tempat itu.

Yang berjalan dan melewati tempat itu sangat banyak dari pagi hingga malam hari, namun sangat sedikit yang memberikan pada para peminta-minta itu, kadang uang itu tidak dapat dibelikan makan atau minuman.

Walau yang memberi sangatlah sedikit tetapi mereka tetap duduk ditempat yang sama setiap harinya.

Dengan wajah yang sangat kotor dan pakaian yang tidak diganti mereka tetap menunggu belas kasih orang  yang melewati tempat itu.

Panas tidak membuat mereka bergeser dari tempat tersebut yang ada hanyalah kesabaran.

Kehausan tidak membuat mereka mencari tempat untuk berteduh..

Kelelahan tidak membuat mereka mencari tempat untuk istirahat....

Lapar tidak membuat mereka mencuri namun mereka tetap menunggu serta mengumpulkan dari yang memberi....

Makanan busuk dan basi yang ada di tempat-tempat sampah adalah makanannya...

Minuman sisa  yang dibuang dijalan-jalan dipilih dan diminumnya...

Kadang mereka dikejar dan diusir dari tempat mereka  namun mereka tidak dapat berbuat banyak dan hanya berserah.

Malam-malam mereka lalui tanpa keluhan.. Tidur beralaskan tanah..
Langit-langit adalah bintang dan bulan...
Alat pendingin mereka adalah embun....
Hiburan mereka adalah lalu lalang kendaraan yang ada di sekitarnya

Disekelilingnya banyak perumahan mewah yang dijaga 24 jam, para pemilik tidur dengan lelap diatas kasur-kasur empuk, dengan semua fasilitas yang lengkap, semua makanan dan minum dijaga kebersihannya agar tetap sehat. 

Kepedulian pada lingkungan disekitarnya tidak pernah ada dalam benak mereka, mereka selalu menambah dan menambah hasil-hasil agar tidak kekurangan dalam hal ekonomi. 

Saat ekonomi terguncang mereka bergegas dengan cepat selamatkan harta-hartanya dan nilai kemanusiaanya hilang, yang ada hanya keserakahan sehingga mereka menjadi kanibal ekonomi.

Azas manfaat keadaaan secara negatif dilakukannya...
Mencari keuntungan untuk diri sendiri  dijalankannya....

Pikirannya hanya tertuju pada kehidupannya sendiri dan harta yang ada, 

Musibah kemanusian dimanfaatkan untuk menumpuk dan menumpuk kekayaan sendiri, hasil dari mencari keuntungan sendiri telah berhasil, kekayaannya semakin banyak dan menjadi orang terkaya maka tersenyumlah dengan bangga.

Ketika si kaya mengalami sakit dan mencari kesembuhan kemana-mana namun tidak mendapatkannya, keuagnnya mulai terkikis habis, si kayapun mulai kebingungan takut akan menjadi miskin.... 

Saat sakitnya mulai meradang dia teringat akan Tuhan dan berdoa lalu saat dia tertidur si kaya bermimpi dalam mimpinya ia mendengarkan suara : 

 "  Ketika Aku lapar kamu tidak memberi Aku makan, ketika Aku haus kamu tidak memberi Aku minum, ketika Aku telanjang kamu tidak memberi Aku  pakaian, tumpangan juga engkau tidak berikan, "

Si kaya pun terjaga mendengarkan suara itu lalu  dia teringat disekelilingnya masih banyak orang yang menderita yang harus dibantu. 

Dengan sisa uang yang ada sikaya pun memberikan makan dan minum bagi orang yang tidak mampu di seklilinya dan orang-orang itu melihat bahwa si kaya sedang sakit dan mereka pun berdoa agar Tuhan memberikan kesembuhan padanya lalu sekitar beberapa hari berikutnya si kaya menjadi sembuh.

Setelah sembuh si kaya menjadi penderma bagi orang-orang yang tidak mampu...

#Salam eriadiyus===

No comments:

Post a Comment