Salam...
==PILIHAN==
Corong kebenaran semakin menipis dan terkikis semakin mengecil diantara Miliaran yang ada.
Larangan di suarakan, didengungkan, disebar keseluruh bumi untuk diindahkan dan dipatuhi agar tidak ada yang terjebak, terjatuh dalam lubang gelap tanpa cahaya, para penghuninya adalah pembasmi kehidupan.
Satu yang utama melarang menjadi dua cabang larangan, makna larangan utama diselipkan kekewatiran yang memberikan banyak tafsiran serta menggaduhkan para penumpang kapal, santapan di ganti sesuai keinginan bukan kebutuhan penumpang yang ada.
Tarik menarik hitungan-hitungan menjadi perhitungan yang melintasi kantong-kantong yang ternganga, mulut katong dibuka lebar bagaikan anak-anak jalannya yang kehausan serta lapar.
Kantong yang terbuka menyantap santapan hingga meluap-luap dan terjatuh dibawah kaki-kaki para penyantap, semangat memilih hingga keringat membasahi tubuh.
Keringat yang membasahi tubuh menebarkan aroma wewangian khas kemenyan yang dimiliki para pemuja keberhalaan pada mamon yang selalu disembah.
Mamon telah menguwasai para kebimbangan dan menjadi raja terselubung dalam diri para pemuja setia, serta memakan habis rasa belas kasih yang ada.
Belas kasih dimatikan oleh air kepekatan yang selalu diminum saat haus, hausnya tanpa akhir serta selalu haus sepanjang hidupnya,
air kepekatan dipakai untuk membesihkan diri dari kemanusiaannya sehingga selalu merasa kotor dan membutuhlan air kepekatan untuk tubuh.
Kotornya tubuh tanpa dirasakan oleh para penikmat, santapan yang dimakan adalah kotoran yang menjelma menjadi keindahan, serta kenikatan daging.
"Karena janganlah meminta sujud menyembah kepada allah lain, karena TUHAN, yang namanya-Nya Cemburuan, adalah Allah yang cemburu." Keluaran 34:14
#salameriadiyus==